Kerja sama antara komunitas Arab awal dan Yahudi dalam Hagarism (Crone & Cook, 1977) dilatarbelakangi oleh kepentingan bersama untuk menggulingkan dominasi kekuatan besar waktu itu, yaitu Kekaisaran Bizantium (Kristen Ortodoks) dan Sassanid Persia (Zoroaster). Berikut penjelasannya:
🔍 Mengapa Arab Awal Bekerja Sama dengan Yahudi?
-
Kesamaan dalam Monoteisme
-
Kaum Yahudi dan sebagian orang Arab memiliki keyakinan akan satu Tuhan (monoteisme), yang berseberangan dengan politeisme Arab pagan dan juga bertentangan dengan Zoroastrianisme Persia.
-
Para penulis Hagarism menilai bahwa gerakan awal ini bersifat "Ibrahimik", menjadikan figur Ibrahim sebagai model keimanan yang menyatukan Arab dan Yahudi.
-
-
Yahudi Mengalami Penindasan Bizantium
-
Bizantium sebagai kekaisaran Kristen Ortodoks sering menindas komunitas Yahudi. Oleh karena itu, Yahudi di daerah Syam dan Mesopotamia memiliki motivasi untuk mendukung siapa pun yang bisa menggulingkan kekuasaan Bizantium.
-
-
Proyek Politik Bersama
-
Crone dan Cook menggambarkan gerakan Islam awal sebagai semacam “gerakan pembebasan” yang bersifat koalisi: Arab bertindak sebagai militer/pembebas, sementara Yahudi bertindak sebagai mitra religius dan ideologis. Proyek ini disebut "Hagarism", dari nama Hagar (ibu Ismael), simbol dari identitas keagamaan Arab menurut narasi Alkitab.
-
🏛️ Siapa Bizantium dan Persia?
-
Kekaisaran Bizantium
-
Pewaris Kekaisaran Romawi di Timur.
-
Kristen Ortodoks sebagai agama resmi.
-
Menguasai Levant, Mesir, Anatolia, dan sebagian Mesopotamia.
-
Sering berkonflik dengan Persia dan dianggap menindas kelompok agama non-Kristen.
-
-
Kekaisaran Sassanid Persia
-
Kekaisaran besar di timur, beragama Zoroaster.
-
Sering memerangi Bizantium selama berabad-abad.
-
Walau lebih toleran terhadap Yahudi daripada Bizantium, mereka tetap dianggap sebagai kekuatan kafir oleh kelompok Arab-Islam awal.
-
📌 Inti Gagasan Hagarism:
Gerakan Islam awal bukanlah proyek “Islam” seperti yang dikenal sekarang, tetapi koalisi etno-religius antara Arab dan Yahudi yang ingin membentuk tatanan baru menggantikan Bizantium dan Persia. Hanya belakangan gerakan ini menjadi eksklusif sebagai "Islam", terpisah dari Yahudi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar